Yogyakarta – Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan guest lecture bertajuk “Go Global with Plant Breeding” pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari University of Saskatchewan, Kanada, yaitu Prof. Bunyamin Tar’an dan Makenna Mitchell (M.Sc. Student).

Dalam sesi pertama, Prof. Tar’an menyampaikan materi mengenai peran modern genomics dan pemuliaan tanaman dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Ia menekankan bahwa pertumbuhan populasi dunia yang diproyeksikan mencapai 9,8 miliar pada tahun 2050 menuntut peningkatan produksi pangan secara signifikan. Oleh karena itu, pemuliaan tanaman modern kini memanfaatkan teknologi molekuler seperti DNA sequencing, genomics, hingga gene editing untuk menghasilkan varietas yang lebih adaptif terhadap cekaman lingkungan. Lebih lanjut, Prof. Tar’an menjelaskan berbagai pendekatan seperti Genome-Wide Association Studies (GWAS), marker-assisted selection (MAS), serta teknologi CRISPR-Cas9 yang mampu mempercepat proses seleksi tanaman unggul. Ia juga memaparkan studi kasus pengembangan chickpea (kacang arab) yang tahan terhadap heat stress, di mana suhu tinggi dapat mengganggu proses reproduksi tanaman dan menurunkan hasil panen.
