Departemen Budidaya Pertanian UGM Jajaki Kerja Sama Riset Kelapa Kopyor di Kabupaten Pati

Pati, 15 Oktober 2025 – Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan ke Dinas Pertanian Kabupaten Pati dalam rangka menginisiasi kerja sama penelitian strategis. Kunjungan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Taryono, M.Sc., Rani Agustina Wulandari, S.P., M.P., Ph.D., dan Dr. Elly Syafriani, S.P. sebagai perwakilan UGM, serta Sugianto, Faiz, dan Agnas Wardhani dari Dinas Pertanian Kabupaten Pati. Fokus utama kolaborasi ini adalah pengembangan komoditas unggulan daerah, yakni kelapa kopyor.

Kunjungan tersebut diisi dengan diskusi antara perwakilan Departemen Budidaya Pertanian UGM dan Dinas Pertanian Kabupaten Pati sebagai tindak lanjut dari pertemuan pada Lokakarya Kelapa Nasional yang diselenggarakan pada Juli 2025. Dalam diskusi ini dibahas potensi pengembangan kelapa kopyor, kondisi kebun binaan petani, serta peluang kolaborasi riset yang dapat dikembangkan oleh kedua pihak.

Departemen Budidaya Pertanian UGM menyampaikan perkembangan penelitian kelapa kopyor melalui teknik kultur jaringan yang telah mampu menghasilkan bibit hingga fase awal pertumbuhan, meskipun masih menghadapi kendala berupa tingkat kontaminasi. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Pati memaparkan pengelolaan laboratorium kultur jaringan kelapa kopyor yang telah berdiri sejak 2019 dan berhasil memproduksi ratusan bibit hingga tahap aklimatisasi, serta rencana pengembangan lebih lanjut melalui teknik embrio somatik.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke kebun induk kelapa kopyor milik petani binaan yang telah terdaftar secara resmi dan dikembangkan sebagai lokasi wisata edukasi. Berdasarkan hasil diskusi dan peninjauan lapangan, kedua belah pihak merencanakan tindak lanjut kerja sama penelitian, antara lain pengiriman bahan tanam kelapa kopyor dari Kabupaten Pati untuk dikembangkan lebih lanjut di laboratorium UGM.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan riset komoditas pangan strategis, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi kultur jaringan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Penulis: Mareta Aulia Putri
Editor: Yudha Pria Wibawa
Foto: Departemen Budidaya Pertanian

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*