Baturaja, Sumatera Selatan — Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui tim dari Fakultas Pertanian melaksanakan kegiatan pendampingan dan observasi lahan untuk penanaman padi varietas Gamagora 7 di Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, pada 13 – 15 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara UGM dan PT Agrinas Pangan Nusantara yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi varietas unggul dan rekomendasi teknis berbasis ilmiah. Tim yang ditugaskan terdiri dari Ir. Suci Handayani, M.P., dosen dari Departemen Tanah, Anung Pranyoto, S.P., M.P., dosen dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, dan Taufan Alam, S.P., M.Sc. dosen dari Departemen Budidaya Pertanian. Mereka melakukan serangkaian kegiatan lapangan meliputi pengamatan kondisi lahan, evaluasi pertumbuhan tanaman padi, serta pengambilan sampel untuk analisis lebih lanjut.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Program Studi Agronomi, Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penilaian dan Pelaporan Magang MBKB pada Selasa, 7 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini berlangsung pukul 19.00–20.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa peserta program Magang Berdampak (MBKB).
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa terkait sistem pelaporan, penilaian, serta alur kegiatan magang MBKB yang sedang dijalankan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dibekali informasi mengenai output utama magang, yaitu logbook kegiatan harian, laporan akhir magang, serta laporan kerja lapangan. Mahasiswa diwajibkan mengisi logbook setiap hari selama pelaksanaan magang sebagai bentuk dokumentasi aktivitas. Selain itu, laporan akhir magang disusun untuk melaporkan studi kasus serta implementasi konversi mata kuliah, sementara laporan kerja lapangan difokuskan pada topik khusus sesuai judul yang telah diajukan.
Yogyakarta – Ikatan Mahasiswa Agronomi dan Pemuliaan Tanaman (IMAGRO) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada resmi menggelar acara Grand Launching Kabinet Nara Samasta pada 07 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin aktif, kolaboratif, dan berdampak.
Acara diselenggarakan secara sistematis dimulai pukul 07.30 WIB dengan sesi open gate, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada. Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian pembukaan yang menjadi simbol dimulainya kegiatan secara resmi. Rangkaian acara kemudian memasuki agenda formal yang diisi dengan sambutan oleh Faris Akbar Pangestu selakui Presiden IMAGRO, dilanjutkan dengan sambutan dari Pembina IMAGRO yaitu Niken Nabilaputri Pranaasri, S.P., M.Agr., dan oleh Ketua Program Studi Agronomi, Valentina Dwi Suci Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D. Acara kemudian berlanjut pada prosesi inti yaitu pengukuhan pengurus baru. Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Kabinet Nara Samasta yang dikemas secara informatif dan menarik. Setiap kementerian diberikan kesempatan untuk memaparkan program kerja unggulan yang akan dijalankan selama satu periode ke depan. Sesi ini menjadi bagian penting untuk memperkenalkan arah gerak organisasi sekaligus meningkatkan transparansi kepada seluruh anggota.
Gorontalo – Prof. Dr. Ir. Taryono, M.Sc., dosen Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan pada 10–12 Februari 2026 di Gorontalo. Rakorwil yang mengusung tema “Swasembada dan Hilirisasi Pangan di Sulampua” ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, serta akademisi untuk membahas strategi penguatan ketahanan pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan serah terima jabatan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola akademik dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro dan dihadiri oleh jajaran dekanat, pejabat lama, serta pejabat baru.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pengangkatan sejumlah pimpinan baru di tingkat departemen dan program studi, termasuk di lingkungan Departemen Budidaya Pertanian. Dr. Eka Tarwaca Susila Putra, S.P., M.P. resmi menjabat sebagai Ketua Departemen Budidaya Pertanian, menggantikan pimpinan sebelumnya. Sementara itu, Dr. Elly Syafriani, S.P. mengemban amanah sebagai Sekretaris Departemen Budidaya Pertanian.
Mahasiswa Departemen Budidaya Pertanian, Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Amalisa Putri Defita, mahasiswa angkatan 2022, menjadi bagian dari tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang berprestasi pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin pada 24–27 November 2025.
Amalisa tergabung dalam tim PKM bidang PKM-PI (Penerapan Iptek) dengan judul “Implementasi Alat Enu-Cenner pada Industri Rumahan Yono Es Puter dan Es Krim di Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta”. Program ini mengusung penerapan teknologi tepat guna untuk membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pada industri rumahan. Meskipun tidak sepenuhnya linear dengan bidang Agronomi, pemilihan topik dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata mitra di lapangan. Setelah proposal diajukan, tim berhasil memperoleh pendanaan dan melaksanakan implementasi alat kepada mitra. Program ini kemudian melalui tahap Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program (PKP2) yang dilaksanakan secara daring pada 22 Oktober 2025 sebagai penentu kelolosan menuju PIMNAS.
Angola is a republic located on the west coast of Southern Africa, bordering Namibia, the Democratic Republic of the Congo, Zambia, and the Atlantic Ocean. With a land area nearly twice that of Kalimantan Island, Angola had an estimated population of 32.87 million in 2021. As a former Portuguese colony, Portuguese is widely spoken among its population. Angola’s agricultural sector holds substantial potential due to fertile soils and favorable climatic conditions; however, this potential remains largely underutilized, with only approximately 10–15% of arable land currently under cultivation. Major crops include cassava, maize, legumes, bananas, and sweet potatoes, yet Angola continues to import more than half of its food requirements. To enhance domestic food production, the Angolan government has launched the PLANAGRÃO program for grain production and the PLANAPECUÁRIA program for livestock development. The Angolan government has long expressed its intention to cooperate with Indonesia in agricultural development, and a bilateral agreement between the Republic of Indonesia and the Republic of Angola is expected to be signed in the near future.
Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya Fakultas Pertanian, menerima kunjungan dari perwakilan Kedutaan Besar Angola di Jakarta. Kunjungan ini merupakan langkah awal penjajakan peluang kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat) untuk mendukung pembangunan pertanian di Angola (10/11).
Penjajakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keinginan lama Pemerintah Angola untuk bekerja sama dengan Indonesia di bidang pertanian. Kerja sama ini diharapkan segera terwujud setelah penandatanganan kesepakatan bilateral antara Indonesia dan Angola.
Pati, 15 October 2025 – The Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada (UGM), conducted a visit to the Agriculture Office of Pati Regency to initiate a strategic research collaboration. The visit was attended by Prof. Dr. Ir. Taryono, M.Sc., Rani Agustina Wulandari, S.P., M.P., Ph.D., and Dr. Elly Syafriani, S.P. as representatives of UGM, along with Sugianto, Faiz, and Agnas Wardhani from the Agriculture Office of Pati Regency. The primary focus of this collaboration is the development of a regional flagship commodity, namely kopyor coconut.
Pati, 15 Oktober 2025 – Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan ke Dinas Pertanian Kabupaten Pati dalam rangka menginisiasi kerja sama penelitian strategis. Kunjungan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Taryono, M.Sc., Rani Agustina Wulandari, S.P., M.P., Ph.D., dan Dr. Elly Syafriani, S.P. sebagai perwakilan UGM, serta Sugianto, Faiz, dan Agnas Wardhani dari Dinas Pertanian Kabupaten Pati. Fokus utama kolaborasi ini adalah pengembangan komoditas unggulan daerah, yakni kelapa kopyor.