Program Studi Agronomi, Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penilaian dan Pelaporan Magang MBKB pada Selasa, 7 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini berlangsung pukul 19.00–20.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa peserta program Magang Berdampak (MBKB).
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa terkait sistem pelaporan, penilaian, serta alur kegiatan magang MBKB yang sedang dijalankan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dibekali informasi mengenai output utama magang, yaitu logbook kegiatan harian, laporan akhir magang, serta laporan kerja lapangan. Mahasiswa diwajibkan mengisi logbook setiap hari selama pelaksanaan magang sebagai bentuk dokumentasi aktivitas. Selain itu, laporan akhir magang disusun untuk melaporkan studi kasus serta implementasi konversi mata kuliah, sementara laporan kerja lapangan difokuskan pada topik khusus sesuai judul yang telah diajukan.
Dalam aspek penilaian, disampaikan bahwa komposisi nilai mahasiswa terdiri atas 70% dari pembimbing lapangan atau pihak mitra, serta 30% dari dosen pembimbing magang. Oleh karena itu, mahasiswa diimbau untuk secara aktif berkoordinasi dengan mitra terkait penilaian sebelum masa magang berakhir.
Kegiatan ini juga memaparkan timeline pelaksanaan MBKB, mulai dari tahap registrasi, pembekalan, monitoring, hingga penarikan mahasiswa dan pengumpulan nilai akhir. Salah satu agenda penting adalah pengumpulan nilai dari mitra yang dijadwalkan pada akhir Mei 2026, serta presentasi hasil kerja lapangan pada bulan Juni 2026.
Program magang MBKB sendiri dilaksanakan bekerja sama dengan berbagai mitra industri dan instansi, seperti PT. Bayer Indonesia, PT. BISI International, PT. Great Giant Pineapple, Perhutani, hingga Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Total terdapat sekitar 20 mitra yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan program ini.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Agronomi turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi mahasiswa berbasis pengalaman lapangan, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mempersiapkan lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap kebutuhan industri. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai mitra juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam penguatan kerja sama antara perguruan tinggi dan sektor industri.
Penulis : Nurul Ahati
Editor : Niken Nabilaputri Pranaasri, S.P., M.Agr.
Foto : Departemen Budidaya Pertanian