Departemen Budidaya Pertanian Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu dalam pengembangan produksi biochar dari limbah organik berupa limbah tanaman pisang sebagai penyaring emisi flame trap mobil tangki dan pupuk ramah lingkungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam pemanfaatan biomassa lokal untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Limbah tanaman pisang seperti batang, kulit, dan tandan kosong yang berasal dari kegiatan budidaya Kelompok Berkah Pisang di Dusun Santan, Guwosari, Pajangan, Bantul serta limbah taman dari TPS3R Guwosari selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian besar limbah hanya digunakan sebagai pakan ternak atau pupuk sederhana. Di sisi lain, aktivitas distribusi bahan bakar menggunakan mobil tangki juga menghasilkan emisi gas dan bau yang berpotensi mencemari lingkungan. Melalui kerja sama ini, limbah biomassa diolah menjadi produk bernilai guna yang dapat dimanfaatkan pada sektor pertanian maupun energi.
