Laboran Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada secara rutin melaksanakan pemilahan sampah yang berasal dari sisa kegiatan penelitian di Rumah Kawat dan Rumah Kaca. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertib di lingkungan Departemen Budidaya Pertanian.
Pemilahan sampah telah dilakukan secara berkala dengan memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Sampah yang telah dipilah kemudian dimasukkan ke dalam karung dan diberi label sesuai dengan kategorinya agar lebih mudah dikenali dan ditangani pada tahap selanjutnya.
Seiring dengan pengembangan sistem pengelolaan sampah di Fakultas Pertanian UGM, proses pencatatan kini didukung dengan penggunaan alat penimbangan yang terhubung dengan sistem pencatatan. Sampah yang telah dipilah dan diberi label kemudian ditimbang menggunakan alat yang tersedia di tempat pengelolaan sampah Fakultas Pertanian.
Pada proses tersebut, laboran memasukkan informasi mengenai jenis sampah dan berat sampah ke dalam perangkat yang telah disediakan. Data yang diinput selanjutnya tersinkronisasi dengan sistem pengelolaan sampah yang digunakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Dengan mekanisme ini, proses pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada pemilahan secara fisik, tetapi juga dilengkapi dengan pencatatan data secara lebih sistematis.

Kehadiran alat dan sistem pencatatan tersebut memberikan dukungan tambahan terhadap kegiatan pemilahan sampah yang selama ini telah berjalan. Data jenis dan berat sampah dapat tercatat secara lebih terstruktur sehingga dapat membantu proses pemantauan dan evaluasi pengelolaan sampah di lingkungan kampus.
Rumah Kawat dan Rumah Kaca merupakan fasilitas yang mendukung berbagai kegiatan penelitian dan pembelajaran di bidang budidaya pertanian. Aktivitas tersebut dapat menghasilkan berbagai jenis sisa material penelitian yang memerlukan pengelolaan secara tepat. Oleh karena itu, keterlibatan laboran dalam proses pemilahan, pelabelan, penimbangan, dan pencatatan sampah menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola fasilitas penelitian yang lebih baik.
Kegiatan ini juga menunjukkan peran tenaga kependidikan dalam mendukung penerapan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan Departemen Budidaya Pertanian dan Fakultas Pertanian UGM. Dengan adanya sistem pencatatan yang terintegrasi, kegiatan pengelolaan sampah diharapkan dapat dilakukan secara semakin tertib, terukur, dan berkesinambungan.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pengelolaan lingkungan kampus yang lebih baik; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemilahan, penimbangan, dan pencatatan sampah secara sistematis; serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penguatan praktik pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penulis : Nurul Ahati
Editor : Niken Nabilaputri Pranaasri, S.P., M.Agr.
Foto : Departemen Budidaya Pertanian