Mahasiswa melaksanakan kegiatan praktikum persilangan tanaman di rumah kawat sebagai bagian dari pembelajaran dalam bidang pemuliaan tanaman. Kegiatan ini merupakan implementasi dari materi “Perencanaan Persilangan sebagai Dasar Pembentukan Populasi Pemuliaan” yang bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung mengenai proses pembentukan populasi dengan keragaman genetik yang terarah.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa terlebih dahulu menyusun rencana persilangan yang mencakup tujuan pemuliaan, pemilihan tetua, serta penentuan karakter unggul yang ingin dikombinasikan. Tanaman yang digunakan antara lain cabai, tomat, dan terong yang ditanam di rumah kawat sebagai lingkungan terkendali untuk mendukung keberhasilan persilangan.
Tahapan praktikum dimulai dari penentuan tetua jantan dan betina berdasarkan keunggulan karakter masing-masing. Selanjutnya, mahasiswa melakukan proses kastrasi atau emaskulasi pada bunga tetua betina untuk mencegah penyerbukan sendiri, kemudian dilanjutkan dengan penyerbukan buatan menggunakan serbuk sari dari tetua jantan. Seluruh proses dilakukan secara teliti dengan bantuan alat seperti pinset, gunting, dan label untuk memastikan keakuratan hasil persilangan.
Selain itu, mahasiswa juga menyusun timeline kegiatan yang mencakup waktu penyerbukan, periode reseptif bunga, serta evaluasi keberhasilan persilangan yang ditandai dengan terbentuknya bakal buah. Kegiatan ini didokumentasikan dalam bentuk foto dan video sebagai bagian dari laporan praktikum.
Melalui praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami teknik dasar persilangan tanaman serta pentingnya perencanaan dalam menghasilkan populasi dengan keragaman genetik yang sesuai dengan tujuan pemuliaan. Kegiatan ini juga melatih ketelitian, keterampilan teknis, serta kemampuan analisis mahasiswa dalam bidang agronomi dan pemuliaan tanaman.
Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui upaya peningkatan kualitas dan produktivitas tanaman pangan berbasis ilmu pemuliaan. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pengembangan pertanian berkelanjutan.
Penulis : Nurul Ahati
Editor : Niken Nabilaputri Pranaasri, S.P., M.Agr.
Foto : Departemen Budidaya Pertanian