Yogyakarta — Kegiatan sortasi benih dilaksanakan di Sub Laboratorium Teknologi Benih, Laboratorium Pemuliaan Tanaman, Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada pada 23 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam rangkaian analisis mutu benih sebelum dilakukan pengujian lanjutan seperti daya kecambah, viabilitas, dan kualitas benih.

Sortasi benih dilakukan secara manual oleh analis dengan menggunakan pinset pada cawan petri. Benih dipisahkan berdasarkan kondisi fisik, seperti ukuran, warna, dan tingkat kerusakan. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya benih dengan kualitas baik yang digunakan dalam tahap pengujian berikutnya, sehingga hasil analisis menjadi lebih akurat dan representatif.