Varietas Padi Gamagora 7 Tunjukkan Produktivitas Tinggi pada Uji Lapangan di Sulawesi Selatan

Upaya penguatan produktivitas padi nasional kembali menunjukkan hasil positif melalui pengembangan varietas Gamagora 7 di Kabupaten Maros. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan dan para petani setempat. Penanaman dilakukan melalui petak percontohan seluas 2.000 m², diikuti pelaksanaan ubinan pada 26 November 2025 yang mencatat hasil panen mencolok, yaitu mencapai 8,8–8,9 ton/ha. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Gamagora 7 memiliki produktivitas yang tinggi dan adaptif di wilayah tersebut.

Hasil ubinan ini kemudian dipresentasikan dalam rapat evaluasi yang dihadiri oleh perwakilan seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan laporan kegiatan, para perwakilan petani menyatakan ketertarikan untuk mengembangkan Gamagora 7 di daerah masing-masing, mengingat performa varietas yang konsisten dan potensinya dalam meningkatkan hasil panen. Antusiasme tersebut menjadi sinyal positif bagi akselerasi pemanfaatan varietas padi unggul di tingkat regional.

Dari pertemuan tersebut, Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan juga menggagas inisiatif strategis untuk memperluas diseminasi Gamagora 7 di wilayah kerjanya yang mencakup kawasan Sulawesi hingga Papua. Upaya ini diarahkan sebagai langkah mendukung pengendalian inflasi pangan, mendorong peningkatan produksi beras, serta berkontribusi pada program pemerintah menuju swasembada pangan.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Prof. Dr. Ir. Taryono, M.Sc., Guru Besar Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian UGM sekaligus anggota Tim Pelepas Varietas Gamagora 7, turut berperan memberikan kontribusi akademik dan keilmuan. Keterlibatan Prof. Taryono menjadi salah satu faktor penting yang mendorong kualitas dan keunggulan varietas ini, baik dari sisi produktivitas maupun ketahanannya di berbagai kondisi agroekologi. Kehadiran beliau juga memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan komunitas petani dalam memperluas adopsi varietas unggul di lapangan.

Upaya kolaboratif ini bukan hanya mendukung peningkatan produktivitas padi, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 2 (Penghapusan Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Diseminasi Gamagora 7 diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi ketahanan pangan, kesejahteraan petani, serta stabilitas pasokan pangan nasional.

Penulis: Mareta Aulia Putri
Editor: Yudha Pria Wibawa
Foto: Prof. Dr. Ir. Taryono, M.Sc.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*