Yogyakarta, 24 Juni 2025 — Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali meneguhkan komitmennya dalam memperkuat kerja sama internasional dengan University of Namibia (UNAM). Sebagai bagian dari upaya tersebut, perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Namibia bersama delegasi dari dua wartawan dari surat kabar asal Namibia yang berkunjung ke Indonesia untuk melakukan wawancara dengan Prof. Taryono, dosen sekaligus ahli beras di Departemen Budidaya Pertanian UGM yang selama ini menjadi salah satu tokoh utama dalam kerja sama riset dan akademik antara UGM dengan UNAM.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ketua Departemen Budidaya Pertanian, Sekretaris Departemen, serta dosen pembimbing mahasiswa UNAM yang mengikuti magang penelitian di Departemen Budidaya Pertanian pada tahun 2024. Prof. Taryono menyampaikan bahwa kolaborasi riset ini tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik kedua institusi, tetapi juga membuka peluang nyata untuk aplikasi teknologi pertanian yang dapat menunjang ketahanan pangan di wilayah Afrika Selatan. Selain aspek riset, kerja sama ini juga menghadirkan pertukaran budaya yang signifikan. Mahasiswa Namibia yang mengikuti program di UGM memberikan kesan positif atas pengalaman belajar dan kehidupan budaya di Yogyakarta, termasuk perbedaan budaya antara Namibia dan Indonesia yang menjadi pengalaman dalam memperkaya wawasan mereka.
Kegiatan dan kolaborasi ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui inovasi pertanian berkelanjutan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan tinggi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang menegaskan pentingnya kerja sama global dalam pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Mareta Aulia Putri
Editor: Yudha Pria Wibawa
Foto: Departemen Budidaya Pertanian