Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada turut berpartisipasi dalam kegiatan Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI) yang berlangsung pada Selasa–Rabu (28–29/4/2026) di Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen). Pada kegiatan tersebut, Dr.nat.techn. Rizky Pasthika Kirana, S.P., M.Sc. mempresentasikan materi bertajuk “Revitalisasi Uwi (Dioscorea spp.) sebagai Komoditas Strategis SDG untuk Ketahanan Pangan dan Konservasi Berkelanjutan di Jawa Tengah.”
Kegiatan CDCSUI menjadi forum penting dalam membahas konservasi keanekaragaman tanaman pangan dan pemanfaatannya secara berkelanjutan di Indonesia. Dalam presentasinya, Rizky Pasthika Kirana menyoroti pentingnya diversifikasi pangan nasional di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap beras sebagai sumber karbohidrat utama. Ia menjelaskan bahwa uwi (Dioscorea spp.) merupakan komoditas pangan lokal yang memiliki potensi strategis sebagai sumber karbohidrat alternatif sekaligus sumber daya genetik penting untuk mendukung ketahanan pangan jangka panjang.
Selain memiliki kemampuan adaptasi pada lahan marginal dan kondisi lingkungan yang relatif kering, uwi juga kaya akan keragaman genetik lokal serta memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti karbohidrat kompleks, serat pangan, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Potensi tersebut menjadikan uwi relevan untuk dikembangkan sebagai bagian dari sistem pangan berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
Dalam pemaparannya, juga dijelaskan bahwa keberadaan uwi saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari erosi genetik, minimnya sistem benih formal, hingga rendahnya dokumentasi varietas lokal. Oleh karena itu, diperlukan langkah konservasi dan pengembangan yang terintegrasi melalui pendekatan konservasi in-situ dan ex-situ, penguatan sistem benih berbasis masyarakat, serta pengembangan agroforestri dan kelembagaan petani.
Kegiatan ini juga menyoroti potensi pengembangan uwi di wilayah Jawa Tengah, seperti Magelang, Blora, dan Klaten yang memiliki karakteristik lahan sesuai untuk budidaya uwi. Pengembangan komoditas lokal seperti uwi dinilai dapat mendukung diversifikasi pangan, memperkuat ketahanan pangan desa, serta membuka peluang pengembangan pangan fungsional dan ekonomi berbasis masyarakat.
Kegiatan CDCSUI ini mencerminkan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui upaya diversifikasi pangan dan penguatan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan komoditas lokal secara berkelanjutan, serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui konservasi sumber daya genetik tanaman dan pelestarian keanekaragaman hayati pertanian.
Penulis : Nurul Ahati
Editor : Niken Nabilaputri Pranaasri, S.P., M.Agr.
Foto : Departemen Budidaya Pertanian