Lima Mahasiswa Agronomi UGM Selesaikan Program MBKM di PT EWINDO

Purwakarta, 9 Juni 2025 – Lima mahasiswa Program Studi Agronomi, Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada telah menyelesaikan program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di PT. East West Seed Indonesia (EWINDO) yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran di luar kampus dan berlangsung selama satu semester pada tahun akademik 2024/2025.

Pada tahun 2025, sebanyak lima mahasiswa telah menjalani kegiatan MBKM di Kebun Utama EWINDO yang berlokasi di Campaka, Purwakarta, Jawa Barat, selama satu semester. Mahasiswa tersebut adalah Alfiah Nur Safitri, Dwi Sulis Setia, Hagia Shoffi Aimarosa, Josephine Carla Iswara, dan Miranda Cahayaningtyas. Kegiatan ini berlangsung sejak awal semester dan secara resmi ditutup melalui seminar hasil yang diselenggarakan pada 9 Juni 2025. Dalam seminar tersebut, para mahasiswa mempresentasikan hasil kegiatan, temuan lapangan, serta refleksi pembelajaran yang diperoleh selama lebih dari empat bulan menjalani proses magang.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan dan dosen pembimbing, mahasiswa dinilai telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan materi teknis seperti teknik budidaya tanaman hortikultura, dasar-dasar pemuliaan tanaman, serta manajemen benih dan sumber daya genetik. Selain itu, keterampilan soft skills seperti komunikasi, kerja tim, dan kemampuan adaptasi juga turut berkembang. Pihak PT. EWINDO menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa dalam program MBKM ini memberikan kontribusi yang positif terhadap kegiatan perusahaan, serta berharap program serupa dapat terus dijalin secara berkelanjutan untuk mendukung regenerasi sumber daya manusia pertanian yang unggul.

Pelaksanaan MBKM di PT EWINDO secara langsung mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran kontekstual yang memperkaya wawasan akademik dan profesional mahasiswa. Di sisi lain, keterlibatan langsung di industri hortikultura turut memperkuat kesiapan kerja generasi muda yang mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Lebih dari itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri seperti ini merupakan bentuk nyata implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Mareta Aulia Putri
Editor: Yudha Pria Wibawa
Foto: Departemen Budidaya Pertanian

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*